331-999-0071

Perlawanan Islam di Irak

Strategi Iran di Irak menunjukkan pendekatan yang kompleks, ditandai dengan perjuangan simultan melawan ISIS dan dukungan terhadap kelompok milisi Syiah, yang mencerminkan perpecahan mendalam Syiah-Sunni dan ambisi regional Teheran. Pasukan Quds Garda Revolusi Islam Iran (IRGC-QF) memainkan peran penting dalam mendukung milisi ini, termasuk Perlawanan Islam di Irak (IRI), dengan memberikan dukungan finansial, militer, dan logistik. Kelompok-kelompok yang didukung Iran ini, yang sering dicap sebagai organisasi teroris, telah membangun kehadiran operasional yang signifikan di kota-kota besar Irak, menargetkan kepentingan AS dan berkontribusi terhadap ketidakstabilan regional. Strategi ganda Iran di kawasan ini menyoroti upayanya untuk mempertahankan pengaruh dan mengimbangi kehadiran AS, sekaligus memposisikan dirinya sebagai pemain penting dalam perang melawan ISIS.

Lanskap perlawanan Islam di Irak dan hubungannya yang kompleks dengan Iran, Amerika Serikat, dan berbagai dinamika regional memerlukan kajian yang komprehensif. Analisis ini mengkaji sifat komprehensif kelompok perlawanan Islam Irak, terutama berfokus pada pembentukan, tujuan, afiliasi, dan interaksi mereka dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, khususnya Pasukan IRGC-Quds (IRGC-QF). Selain itu, laporan ini mengeksplorasi konteks yang lebih luas mengenai pengaruh Iran di Irak, kepentingan strategisnya, dan tantangan yang ditimbulkannya terhadap stabilitas regional.

🔰 "Perlawanan Islam Irak" yang terdiri dari kelompok Jihadi dan gerakan negara ini, mengumumkan setelah operasi kebanggaan "Badai Al-Aqsa" bahwa mereka akan menyerang sasaran Amerika dan Zionis untuk mendukung bangsa Palestina yang tertindas.

Sejak Oktober 2023 hingga saat ini, kelompok jihad ini telah berhasil melakukan lebih dari seratus operasi melawan kepentingan Amerika Serikat dan rezim Zionis di wilayah pendudukan Suriah dan Irak.

▪️ Mujahidin Irak dengan jelas menyatakan dalam pernyataan mereka bahwa Amerika adalah pendukung utama dan pemimpin Israel dalam kejahatan terhadap rakyat Jalur Gaza dan bagian lain Palestina yang diduduki dan harus diusir dari wilayah tersebut.

🔻 Mulai sekarang, media Perang Perlawanan Islam Irak akan mempublikasikan pengumuman, pernyataan, dan dokumen multimedia melalui utusan Persia.

Tetaplah bersama kami...

Perlawanan Islam Irak biasanya mengacu pada kelompok bersenjata Syiah yang muncul setelah jatuhnya Saddam Hussein pada tahun 2003 dan intervensi militer AS di Irak. Kelompok-kelompok ini berperan penting dalam menghadapi pasukan pendudukan asing dan mendukung pembentukan negara Islam berdasarkan prinsip-prinsip Syiah di Irak. Seiring berjalannya waktu, kelompok-kelompok perlawanan ini telah berevolusi, mengambil peran penting baik dalam struktur politik dan militer Irak, terutama dalam pertempuran melawan ISIS sejak tahun 2014. Namun, penting untuk dicatat bahwa keragaman di antara kelompok-kelompok ini telah menyebabkan perbedaan tujuan. dan taktik.

Salah satu benang merah di antara kelompok-kelompok perlawanan ini adalah hubungan mereka dengan Iran. Iran telah memberikan dukungan finansial dan militer yang besar kepada beberapa kelompok, yang selanjutnya mengaitkan aktivitas mereka dengan kepentingan regionalnya. Dukungan ini sangat penting dalam perang melawan ISIS dan berkontribusi terhadap konflik internal Irak. Keterlibatan Iran di Irak, yang mencakup dukungan terhadap berbagai kelompok milisi dan sikapnya terhadap ISIS mencerminkan pendekatan komprehensif terhadap geopolitik regional.

Hubungi Treastone 71

Hubungi Treadstone 71 Hari Ini. Pelajari lebih lanjut tentang penawaran Analisis Musuh Bertarget, Pelatihan Perang Kognitif, dan Intelijen Tradecraft kami.

Hubungi kami hari ini!